IMG_6575

Totalitas & passion ; Heru’s EP71

Here we go againDiz is our  second coverage from EP seriesBut in different style, different character and different age (ups….hahahaha).

Mungkin membicarakan starlet atau EP series menjadi diskusi yang panjang. Karena salah satu varian kluaran Toyota ini memanglah mungkin menjadi lembaran tersendiri di lembaran sejarah Toyota dan otomotif di Indonesia.

Kali ini gw akan menceritakan sebuah starlet kotak berkode EP 71  yang mempunyai story  atas penggambaran passion dari ownernya.  Adalah Om Heru menumpahkan totalitas dan passionnya kepada sebuah mobil starlet kotak AKA starko ini.  Hobbynya di beberapa tahun lalu di ajang rally berimbas juga kepada sebuah starko yang dimilikinya.  Starko berkode EP 71 tahun 1989 ini sudah hampir 8 tahun bersama om Heru, dan sejak awal mendapatkan starko ini juga langsung di modifikasi sesuai dengan kecintaannya pada dunia rally.  Dan tentu saja sebagai seorang rally enthusiast tidak membuat om Heru failed dalam memodifikasi EP 71 nya.   Dan menurut gw seluruh sector EP ini menjadi cukup menarik dengan gaya rallylook yang di terapkan om Heru.

Mulai dari engine, om Heru mengganti  engine 2E-C 1.3 L bawaan EP 71 dengan engine serumpun starlet kotak yang bisa ditemukan di versi jepang yaitu  2E-TELU turbo, yang lebih bertenaga.

Proses pengerjaan engine swap ini memakan waktu kurang lebih 2 minggu belum termasuk trial & errornya.  Menurut om Heru kesulitan terbesar dalam proses engine swapnya adalah proses wiring dari engine bawaan EP 71 2E-C 1300 cc karburator ke wiring engine 2E-TELU dengan sistem injeksi.

Sector undercarriage, om heru yang mempunya beberapa set velg rally ini kali  ini tampil dengan Potenza rally berdiamater 14 inch.  Selain itu juga kaki-kaki dari starlet GT include stabilizer juga di jejalkan ke sektor undercarriage.

Dan tentu saja tidak ketinggalan mudflaps yang merupakan salah satu “syarat mutlak” tampilan ala rally. dan juga lampu tembak ala rally atau fog lamp besar sebanyak 4 biji dipasangkan oleh om Heru.

menurut penuturan om Heru, dari beberapa set velg rally yang dimilikinya,  pada velg potenza inilah dipasangkan ban “pacul” yang memang sangat menjadikan ketulenan rally pada starkonya.  Walau tentunya dengan pemakaian ban “pacul” pro rally gravel tyres  ini jika mobil di pacu pada jalanan aspal tentunya akan menghasilkan suara gemuruh ban yang bisa terdengar sampai kabin.  Ya memang lah, karena ban pro rally adalah memang ban untuk rally gravel (rally segala medan/medan gravel)

well, selayaknya seorang “laki-laki” yang sebagian orang mengatakan lebih afdol mempunyai sebuah “mainan” sebagai penyaluran hobby.  dan memanglah EP 71 ini saat ini bukan menjadi mobil daily driven dari om Heru.  So i think wouldnt be matters for thats gravel tyres choice.

“terkadang saya pakai untuk beraktifitas atau sekedar jika memang kangen untuk cruisin di jalan raya, atau berkumpul dengan teman komunitas dan klub”  Ujar om Heru.

Lanjut melongok kedalam sektor interior,  om Heru memilih jok recaro disematkan didalamnya

dan juga tampilan part-part beraroma race tampil di kabin depan dan dashboard.  mulai dari wheeling steer hingga trip master yang memang biasa terpasang pada mobil rally

Dalam aktifitas bersama EP 71 ini om Heru juga aktif serta tergabung di Indonesian Starlet Club (ISC) dan juga Rally Look Indonesia (RLI).   Ketika gw menanyakan kenapa tertarik pada rally dan memilih gaya rally dalam modifikasi starkonya, menurut om Heru rally dan rally style lebih menarik tantangannya (two tumb…hehehe).

Begitulah sekelumit kisah dari om Heru bersama starlet kotak EP 71 ber engine swap 2E-TELU ini.  Dan saat ini om Heru cukup puas dengan tampilan EP 71 nya.  Dan saat ini yang sering dilakukannya hanya refresh tampilan livery pada eksterior body EP 71.

well done & keep up the good work om Heru.

 

that all folks,  and below are the rest of pict coverage.  hope u like and enjoyed.

 

Article : Fauzi/ Pict : Fauzi & Deni

<0>

Watch the video coverage also on our youtube channel

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *