Cover YT Jul

Fast(ing) on the track// AE 112 Zoel Barokah

First of all, of course I would like said happy fasting to all of you. Semoga tetep lancar ya puasanya.

As annual event yang diadakan goodrides tiap bulan puasa,  kali ini yang tahun-tahun lalu gw beberapa kesempatan perhelatan fast in fast out ikut jepret-jepret, kali ini berkesempatan secara khusus meliput our good friend zoel barokah yang ceritanya ini adalah pertama kali turun berpartisipasi dan mencoba adrenalin dalam full lap di sirkuit internasional Sentul.

Mas Zoel sendiri sebelumnya mempunyai pengalaman turun di beberapa seri ajang drag race yang di selenggarakan di sirkuit Sentul juga. Dan kali ini mas Zoel turun menjajal all new corolla 1.8 bertransmisi A/T yang diberi nama Sisil.   Menurut mas Zoel sendiri alasan memilih ANC maticnya yang dedicated milik sang Istri tercinta adalah menguji kekuatan dari Sisil yang dalam kondisi standart performance engine hanya minor accesorises pendongkrak performa seperti penggantian spark plug wire setnya dari OEM ke after market brand dan pemasangan strut bar untuk menunjang handling on high speed.  Pada Undercarriage,  mas Zoel hanya memakai “potkit” per dengan enkei RPF andalannya untuk menyelesaikan hotlap challange kali ini.

Gw sendiri tadinya mengira mas Zoel akan turun dengan another corolla miliknya yang sering gw liat di postingan sosmed pribadinya AE 92.  such interesting decision.

Short fwd story, setelah tektok via whatsapp msg dengan mas Zoel untuk preparation dan secara officially cruisin passion selain special coverage,  juga our crew Deni “Njok” signed as Manager team untuk handle seluruh support dan keperluan selama race berlangsung.

Dan hari sabtu pagi itu, Njok sudah siap standby di Sentul lebih duluan.  Dan gw terus terang agak surprise sebenernya karena di FIFO tahun sebelumnya biasanya agak lebih siang, ternyata dari rundown acara yang di publish oleh goodrides di sehari sebelumnya adalah rangkaian acara starting dari pagi.   Dan gw sendiri karena harus mengejar due date untuk extended my driving licence di POLRES bogor karena sudah mendektai expired,  gw menyusul agak siangan selang sekitar hampir 2 jam kemudian.

Setelah melalui beberapa step yang sudah di arrange yaitu regist ulang, scrutineering  dan short coaching clinic, diawali dengan race pertama yaitu sesi practiceby the way mas Zoel tergabung di kelas Non Experience, dimana good rides sendiri membagi dalam kelas NE dan Experience sama seperti FIFO di tahun-tahun sebelumnya.

After practice dilanjut dengan QTT.

dan resultnya adalah mencatat waktu di 2 menit sekian.

dan Hot lap challange pun berlangsung.  Sisil IZul tergabung di grup 4.  Oh ya,  sekedar informasi, dalam rule HLC FIFO 2019 ini seluruh mobil peserta dibagi dalam beberapa grup.  dan tiap grup dilepas start pergrup dan berjeda dengan grup lainnya.

anyway, lucky banget cuaca sentul sabtu itu tidak terlalu panas. sehingga kita bertiga (Gw, Izoel dan Njok) yang menjalani puasa tidak terlalu berat melewatinya.

di grup 4 sendiri tergabung dengan beberapa brand mobil sekelasnya, antara lain toyota soluna dari team AST Performance yang tempat kita “ikut” di paddocknya, civic wonder SB3.  untuk kelas experience sih gak usah gw ceritain lah ya. karena banyak banget mobil-mobil berpower besar turun.

ketika setelah HLC ketika kembali ke paddock, Njok disibukkan dengan radiator ANC nya yang overheat.  hingga harus ditambahkan beberapa botol air.  hhmm….. sepertinya di HLC ini baru tercapture bahwa Sisil mengalami sedikit gangguan pada cooling systemnya.   Gw juga sempat diskusi dan memberikan masukan ke mas Zoel mengenai hal ini.   Just my point of view,  mungkin Sisil selama ini as daily driven car baru merasakan di bejek dengan durability torque power yang spartan sehingga cooling systemnya baru terlihat performa sebenarnya untuk mendukung engine dalam pendinginannya.  ya ya ya PR nanti after HLC bawa ke bengkel ya mas hehehehe…………

dan mas Zoel sendiri juga di lap 2 juga mengatakan merasakan power dari Sisil yang bonyo.

dan karena itu tidak memaksakan untuk di “bejek” lebih lanjut di sisa lapnya sebelum lap cooling down.

“dan suatu pengalaman tersendiri buat gue bisa mengikuti event besar ini,  dimana gue bisa nantangin adrenalin gue muterin sirkuit yang ada di Indonesia dibanding gue harus ngebut di toll ” said mas Zoel.   keep it up mas!!!

lanjut mas Zoel mengatakan bahwa tahun depan dia akan ikut serta lagi tapi dengan mobil transmisi manual itu untuk mendapatkan power dan akselerasi yang lebih.   mantavvvv masbrooohhh.

dan sesi terakhir sebelum penutupan adalah sesi free run sebanyak 3 lap, daaan gue berkesempatan ikut dalam “cockpit” Sisil di free run tersebut.   dann  such a unforgettable experience hahahaha.  seru juga ternyata muterin full di sirkuit Sentul.   dan dalam hati gw setuju juga dengan pendapat mas Zoel bahwa asyik dan seru menguji dan menantang adrenalin di sirkuit Sentul.  sekaligus mengasah skil driving kita.

Hari pun senja seiring acara yang ditutup. dan menjelang maghrib,  finally………..

Tahjil dan menu berbuka sudah dateng bersama sang Istri tercinta mas Zoel…yuhuuuu

thats all folks.  dengan ditutup berbuka puasa yang cukup berat hari tersebut,  minuman dingin membasahi kerongkongan dan dilanjut mengisi perut di pinggiran paddock temaram senja yang syahdu (lebayyy beud hahahaha)

On Behalf Zoel barokah mengucapkan Big thanks untuk AST performance untuk support selama race dalam paddock,  om “suhu” Dhanang G dari ISC yang nyempetin dateng ke paddock untuk memberikan tips-tipsnya.

 

see on next race….  selamat berbuka puasa

Mari kita rayakan lebaran dengan kemenangan

 

article & pict :  Fauzi

 

 

bonus pict :

 

watch also the video & VLOG coverage

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *